1.Gempa Lombok (2018)
Rentetan gempa di Lombok pertama kali dirasakan pada tanggal 29 Juli 2018, berkekuatan 6,4 skala richter. Sejak itu, terjadi rentetan gempa susulan dengan skala kecil hingga besar. Sampai kabar ini ditulis gempa di Lombok belum benar-benar berakhir, korban jiwa tercatat telah mencapai 515 orang.
Data Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) menyebutkan 20 orang meninggal dunia, salah satunya warga negara Malaysia, serta 401 orang lainnya mengalami luka-luka. Sedikitnya 10.062 rumah ikut rusak terdampak gempa ini.Orang Malaysia yang tewas itu dikatakan karena tertimpa material longsor.Adapun warga Malaysia itu bernama Siti Nur Lesmawida yang tertimpa runtuhan tatkala sedang istirahat di penginapannya di Lombok Timur.[14]
2.Letusan Gunung Krakatau (1883)
Gunung Krakatau yang terletak di selat Sunda meletus pada tanggal 26-27 Agustus 1883. Letusannya menyebabkan gelombang tsunami dan awan panas yang menyapu pesisir Banten dan menewaskan tak kurang dari 36 ribu jiwa.
Letusan gunung Krakatau menyemburkan abu vulkanik yang menutup atmosfer bumi. Akibatnya bumi sempat mengelami kegelapan hingga dua setengah hari karena sinar matahari tertutup debu vulkanik. Pada tengah hari tanggal 27 Agustus 1883, hujan abu panas turun di Ketimbang (sekarang desa Banding, Kec Rajabasa, Lampung. Kurang lebih 1.000 orang tewas akibat hujan abu ini.
Tsunami Aceh (2004)
Tsunami Aceh terjadi pada tanggal 26 Desember 2004. Tsunami dipicu oleh gempa berkekuatan 9,3 skala richter yang terjadi di kedalaman 30 km dibawah dasar laut, berjarak sekitar 100 km dari pantai Barat Aceh. Gempa tersebut menyebabkan gelombang tsunami setinggi 9 meter yang menyapu wilayah yang berhadapan langsung dengan samudera Hindia.
Bencana tersebut menewaskan lebih dari 220 ribu jiwa hanya di Indonesia saja. Korban juga berjatuhan di Semenanjung Malaysia, Thailand, India, Srilangka, dan beberapa tempat di pantai Timur Afrika. Secara total diperkirakan ada lebih dari 280 ribu korban jiwa.Gempa dan tsunami Aceh merupakan bencana alam terdahsyat dengan jumlah korban jiwa terbesar sepanjang sejarah Indonesia dan mungkin dunia.
SC : TOP 10 JOURNAL BUMI & WIKIPEDIA
VIDEO :
VIDEO :


